
Buat temen-temen yang ngelayanin di bidang musik atau song leader-singer, gua anjurin loe simak sedikit bacaan yang di bawah ini, gua percaya ini bisa sedikit banyak memperlengkapi loe orang, at least gua yakin Firman Tuhan yang dilampirkan pasti bless elo! Karena ngga ada Firman yang sia-sia, amin?! God bless you all!) Di sebuah gereja di Romania, dekat perbatasan Rusia, ada sekelompok anak muda yang membentuk orkes gesek yang terdiri atas alat musik bersenar seperti biola, gitar, dan mandolin. Lagu-lagu itu mengumandangkan iman Kristen dan sifat-sifat Allah yang mulia. Suasananya seperti di surga.
Sungguh mengherankan karena di Romania ini banyak sekali kaum muda yang memainkan alat musik dan dalam beberapa jemaat di sana semua kaum mudanya dapat memainkan alat musik. Ketika ditanya didapati bahwa para remaja di Romania bukan diwajibkan untuk belajar memainkan alat musik tapi ini adalah hasil kebangunan rohani, dimana Roh Allah bekerja sehingga anak-anak muda belajar memainkan alat musik dan menyanyikan nyanyian baru bagi Allah.
Hal itu memang benar, bahkan sejak berabad-abad yang lalu bila seseorang berjumpa dengan Tuhan selalu muncul lagu baru dalam hatinya yang terekspresi keluar.
Sewaktu bangsa Israel keluar dari perbudakan, dalam kitab Mazmur, Daud menyanyi memuji Tuhan atas perbuatanNya yang besar atau sifatNya yang mulia. Dalam Perjanjian Baru Paulus berkata, “Berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyilah dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati” (Efesus 5:19).
William Cowper mengalami masa yang pahit ketika dia berumur 6 tahun sejak di tinggal ibunya dan ia harus masuk dalam panti asuhan di mana di sana ia diperlakukan secara kejam oleh anak-anak lain sehingga ia menjadi minder dan berkali-kali mencoba bunuh diri. Untuk sementara dia dimasukkan rumah sakit jiwa, di situlah dia berjumpa dengan Tuhan. Salah seorang sanak saudaranya mengunjungi dia dan berbagi Firman Tuhan: “Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan perdamaian karena iman, dalam darahNya” (Roma 3:25). Cowper menjadi percaya. Lalu ia menggubah lagu “Tercurah darah yang kudus di bukit Golgota. Yang mau bertobat ditebus, terhapus dosanya.” Tatkala Yesus menemukan dia, kepedihan hatinya berubah menjadi alunan lagu, perasaan depresinya berubah menjadi perasaan di terima dan dihargai oleh Sang Penebus.
Fungsi Musik Dalam Ibadah
Tiga fungsi dalam ibadah : pertama, musik merupakan sarana bagi orang Kristen untuk menganggapi dan memberi respon terhadap apa yang disingkapkan Alkitab tentang Allah. Kita dapat melihat adanya sifat Allah yang tercermin pada para penggubah lagu-lagu rohani. Reformasi Martin Luther ditentang keras. Namun Luther merenungkan Mazmur 46:2: “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.” Menyelami bahwa Allah adalah tempat perlindungannya, ia menulis “Allah kita Benteng Teguh”. Itu menjadi nyanyian para pendukung Reformasi dan menjadi inspirasi bagi orang-orang Kristen yang menghadapi mati syahid. John Newton nyaris tewas dalam amukan badai tapi Tuhan menyelamatkan dia. Sejak itu ia mengenal Tuhan sebagai Tuhan yang penuh rahmat dan pengampunan. Ia menulis, “Sangat besar anugrahNya yang tlah kualami! Sesat aku dulu kala, slamatlah ku kini.”
Fungsi kedua, musik juga sarana untuk mengekspresikan ucapan terima kasih atas kehidupan kita yang sudah diubah, yaitu kehidupan baru yang adalah hasil dari perjumpaan dengan Tuhan.
Fungsi ketiga, sebagai sarana untuk mengekspresikan bahwa kita menyetujui jalan dan cara Tuhan bekerja. Sifat-sifat Allah sering dapat dihayati melalui kesedihan dan penderitaan umat manusia. Kesedihan dan persoalan hidup berubah menjadi alunan musik dalam hati orang yang sudah menerima Yesus Kristus sebagai Juru Slamatnya pribadi. Sungguh ajaib! Ketika baru berumur 6 minggu, Fanny crosby terserang influenza berat yang mengakibatkan kebutaan. Di mata manusia tentu saja itu merupakan peristiwa yang menyedihkan namun Tuhan mengubahnya menjadi suatu kemenangan Ilahi. Fanny danugrahkan mata rohani sehingga dia bisa melihat kemuliaan Tuhan. Dia menulis lebih dari 8000 lagu rohani.
Peringatan Tentang Musik Dalam Ibadah
Musik adalah sarana untuk beribadah, mengungkapkan perasaan kita yang terdalam kepada Tuhan. Peringatan tentang musik ibadah; pertama, kita harus waspada agar jangan sampai kita menyanyi dalam kebaktian sekedar kebiasaan saja.
Kedua, ibadah yang benar bertumpu pada anugrah Allah, bukan pada perbuatan manusia. Maka dari itu kita harus waspada jangan sampai musik menjadi sesuatu yang kita pakai untuk memamerkan bakat kita. Musik merupakan seni yang seharusnya dipakai untuk menyatakan kemuliaan dan keagungan Tuhan. Rasul Paulus dapat dipandang sebagai seorang seniman. Surat-suratnya termasuk karya terbesar dalam dunia literatur tapi Rasul Paulus sendiri berkata, “Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah” (1 Korintus 2:4,5). Dengan kata lain, bakat seni Paulus bukan untuk dipamerkan tetapi untuk membimbing orang-orang sehingga mereka mengenal kuasa dan kemuliaan Tuhan.
Peringatan ketiga, waspadalah pada kesalahpahaman yang timbul karena perbedaan kebudayaan. Ibadah seharusnya menjadi sumber persatuan tapi musik dalam kebaktian sering menjadi penyebab timbulnya perselisihan antar umat Kristen. Terpecah belahnya umat Kristen sering disebabkan oleh perbedaan metode dalam ibadah, bukan oleh tujuan ibadah itu sendiri. Maka dari itu penting sekali bagi kita untuk saling memahami perbedaan kebudayaan dan kepribadian kita masing-masing. Hakekat yang utama adalah kita memuliakan Yesus. Metode hanyalah sarana ibadah. Hendaknya kita masing-masing beribadah kepada dia dengan metode yang cocok dengan kebudayaan dan kepribadian kita. Musik jangan sampai menomorduakan pemberitaan Firman Allah dalam kebaktian. Musik adalah respons/tanggapan hati kita kepada Allah, respons tidak akan ada kalau Allah tidak menyatakan diriNya di dalam Firman Tuhan. Pemeluk agama lain juga menyanyikan lagu rohaninya masing-masing akan tetapi kekristenan bukan sekedar salah satu agama besar melainkan pernyataan diri Allah kepada manusia dalam pribadi Yesus Kristus yang adalah “cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah” (Ibrani 1:3).
Dalam ibadah harus ada keseimbangan antara pemberitaan Firman Tuhan dan respons hati kita terhadap Firman Allah.
HATI-HATI, PELAYANAN DI BIDANG SENI ADALAH PELAYANAN YANG DEKAT DENGAN KESOMBONGAN, ENTAH ITU SONG LEADER DAN SINGER, PEMUSIK, DESIGNER GEREJA, TIM TARI, DRAMA, MAUPUN BIDANG SENI LAINNYA.
www.angelfire.com/anime/elishaerick/Pengajaran14.html
Selasa, 12 Juli 2011
Musik dan Ibadah
Diposting oleh
GP Sejahtera
08.47
0
komentar
Senin, 11 Juli 2011
Diposting oleh
GP Sejahtera
11.07
Kalender Kerja 2011-2012
GP GPIB Sejahtera DKI Jakarta
Syalom rekan²
Untuk kelancaran kordinasi antar Pengurus, Bidang, Sektor dan Tim Support.Silahkan anda mengunduh Kalender Kerja 2011-2012 yang sudah kami siapkan.
Selamat bekerja dalam ladang Tuhan.
Download Here...
Contact Us
CONTACT US
email : gp.sejahterajkt@gmail.com
SMS : 085691311981
Facebook Group : Gerakan Pemuda GPIB Sejahtera Jakarta
Visitor
About Us
Ayat Alkitab Hari Ini
Labels
- Bidang Hubungan Masyarakat (1)
- Bidang Kegerejaan (1)
- Bidang Olahraga (1)
- Galeri Foto (1)
- GPIB (2)
- Info Umum (1)
- Kalender Kerja (1)
- Pengurus Inti (1)
- Renungan (7)




















